Diabetes Selama 40 Tahun


H. Yusuf Ichsan
Dulu Yusuf Ichsan, 67 tahun, selalu menakar Kadar  gula   yang masuk kedalam tubuh. Pasalnya ia   mengidap   diabetes    sejak  usianya 27 tahun.  Badan   kerap    merasa   lemas, dan aktifitas harus terhambat  karena tidak boleh merasa lelah, “capek sedikit    pasti   nafas  akan terasa sesak,” katanya.  Namun  sejak ia rutin mengonsumsi TNBB sejak April 2008  lalu, gula   darahnya yang selalu berada pada angka  200  keatas, kini  berangsur normal menjadi 140.  ”Sebelum saya   menjalankan   Tahajud, saya  mengonsumsi  TNJ  terlebih dahulu,” cerita kakek 8  cucu ini. Cobaan  yang   diujikan  Allah SWT kepada Yusuf Ichsan mencapai puncaknya pada 2003 silam. Sesak nafas yang berkepanjangan, tidak bisa buang air kecil, hingga badannya yang tidak bisa bergerak menjadi pelengkap kasih sayang Allah SWT kepadanya. Sudah beragam cara, baik medis maupun alternatif ia jalani untuk mencari kesembuhan, namun kesembuhan tak jua menyapa. “Saya harus berikhtiar, hasilnya saya pasrahkan kepada Allah SWT,” tegasa.
Memasuki tahun ke 3 penderitaannya, Yusuf diperkenalkan TNBB oleh anaknya Natalia Susia Ningrum. Awalnya TNBB ditolak mentah-mentah oleh Yusuf, “katanya jamu! Kok manis, mana bisa buat diabetes ku yang ada malah menambah parah,” ungkapnya dulu. Sekitar tiga tahun anak dan istriku harus bersabar untuk mengajak Yusuf untuk mengonsumsi secara rutin.
April 2008 lalu, dengan bujukan dan rayuan, akhirnya Yusuf mau mengonsumsi TNBB secara rutin. Setiap pagi, sore dan menjelang sholat Tahajjud menjadi jadwal rutinnya minum TNBB. Hanya berselang tujuh bulan mengonsumsi TNBB secara rutin, Yusuf Ichsan kaget saat mendapatkan hasil lab darahnya menjadi normal diangka 140. “Selama 40 tahun belum pernah angka gula darah saya berkepala 1, minimal angkanya berkepala 2.” “Alhamdulillah derita selama 40 tahun bisa terobati. Dulu saya antipati terhadap jus ini, justru sekarang saya sangat membutuhkannya. Karenanya pada kesempatan testimoni ini, saya ingin menyampaikan bahwa TNBB menjadi mediasi kesembuhan diabetes saya. Saya menganjurkan kepada mereka yang masih ragu untuk mengonsumsinya. Saya adalah bukti nyata keampuhan Jus Noni asal Tahiti ini. Ingat doa yang diselaraskan dengan ikhtiar adalah solusi terbaik. Artinya keyakinan menjadi faktor penting dalam usaha kesembuhan diri. Dan TNBB menjadi mediasi tepat untuk kesehatannya.”

Sumber: Buku Testimoni Tahitian Noni