TAHITIAN NONI® BIOACTIVE BEVERAGE (TNBB)
Untuk Kita dan Keluarga Tercinta
Ibu Cucu yang datang dari Tangerang mewakili sang putera Rifqy Widyan, menceritakan proses bagaimana mereka mengenal produk noni dan memakainya hingga sekarang ini. Bermula ketika Rifqy berusia 17 tahun dan baru memasuki sekolah menengah atas. Muncul jerawat-jerawat kecil di wajah Rifqy. Maklum usia Rifqy mulai memasuki masa puber. Namun Rifqy menganggap itu sebagai hal yang biasa. Didiamkan atau dibersihkan dengan sabun khusus jerawat pasti akan hilang.tapi semakin hari jerawat itu tidak hilang, malah semakin banyak saja.Berbagai macam merk obat jerawat dan pembersih wajah dicoba tapi tiada hasil. “Bukannya tambah bersih wajahnya, malah jadi tambah kacau dan aneh,” kata Ibu Cucu menceritakan awal kejadiannya. Sudah seringkali mencoba dan memakai berbagai macam obat. Baik yang lihat di iklan atau rekomendasi dari teman, tapi belum ada hasilnya. Malah semakin parah. Muncul luka-luka, berwarna merah, benjolan-benjolan agak bernanah. Ini biasa dikatakan reaksi alergi dari pemakaian kosmetik yang berlebihan.
Akhirnya seorang kawan memperkenalkan produk Tahitian Noni. “Rifqy mencoba minum TNBB, 2 sloki 3 kali berarti 6 kali dalam sehari. Memang sih, awalnya mengantuk. Tapi demi kesembuhan wajahnya harus di jalankan,” ujar Rifqy lebih lanjut.Awalnya Rifqy mencoba 1 botol. Rasanya pertama kali setelah meminumnya, sakit sekali. “kepala cenut-cenut, sakit pinggang, nyeri, dan mata juga sakit,” ujar Rifqy. Bisa dikatakan itu proses dari noni yang langsung bekerja. Semua lini yang mengalami masalah diperbaiki satu-persatu. Noni bekerja di tingkat sel dengan sangat maksimal. Wajah Rifqy sekarang ini sudah banyak kemajuan dan hampir kembali seperti sediakala. Jerawat dan luka-luka bernanah di wajah Rifqy sudah kering, berkurang, pecah satu persatu dan yang pasti mulai mulus kembali.