TAHITIAN NONI MEMBANTU MASALAH KESUBURAN PRIA & WANITA

Infertilitas, bukan cuma masalah pada reproduksi wanita saja
Reproduksi ditentukan oleh
  • Sistem reproduksi
    • sistem reproduksi pada wanita
    • sistem reproduksi pada pria
  • Sistem endokrin
    • Hipotalamus-hipofisis –> hormon gonadotropik (FSH dan LH)
    • Ovarium yang menghasilkan hormon estrogen dan progesteron
    • Testis yang menghasilkan hormon testosteron
Infertilitas adalah ketidakmampuan untuk memiliki anak secara alamiah atau mempertahankan kehamilan hingga siap melahirkan anak.
Batasan Infertilitas adalah gagal memiliki konsepsi (pertemuan ovum dan sperma) setelah 6-12 bulan melakukan hubungan seksual secara teratur (3-4 kali per minggu) tanpa kontrasepsi.
Atau dengan kata lain: Infertilitas adalah ketidakmampuan sepasang suami istri untuk memiliki keturunan dimana wanita belum mengalami kehamilan setelah bersenggama secara teratur 2-3 kali dalam seminggu, tanpa memakai metoda pencegahan selama satu tahun. Terdapat dua jenis infertilitas yaitu infertilitas primer; bila pasangan tersebut belum pernah mengalami kehamilan sama sekali. Dan yang kedua adalah infetilitas sekunder: bila pasangan tersebut sudah pernah melahirkan namun setelah itu tidak pernah hamil lagi.
Penyebab Infertilitas
  • Usia (diluar usia produktif)
    • Pria –> penurunan kualitas sperma
    • wanita –> penurunan kualitas hormon-hormon penunjang kehamilan
  • Frekuensi Hubungan Seksual
    • Normal : 3-4 kali per minggu
    • Keseringan menyebabkan kualitas dan jumlah sperma menurun
    • Jarang menyebabkan sperma terlalu matang dan sebagian besar mati
    • Pembuahan hanya akan terjadi pada masa subur (hanya 1 kali per bulan yaitu 14 hari menjelang haid yang akan datang)
    • Tanda masa subur : suhu basal naik dan peningkatan jumlah lendir pada vagina
  • Lingkungan (panas, radiasi, rokok, narkotik, alkohol dan infeksi)
  • Gizi dan Nutrisi (makanan berpengawet)
  • Stress
    • mempengaruhi siklus haid
    • penurunan libido
    • penurunan kualitas sperma
Infertilitas pada sistem reproduksi pria
  • Gangguan Penghantaran Sperma
    • sumbatan saluran sperma
    • ejakuasi retrograd –> aliran sperma tidak lancar –> tidak encapi saluran reproduksi wanita
    • impotensi
    • varikokel –> pelebaran pembuluh darah vena di scrotum –> aliran oksigen untuk sperma terganggu –> sperma kekurangan oksigen –> kualitas sperma turun
  • rokok –> kualitas dan jumlah seprma turun
  • alkohol –> mempengaruhi fungsi hati –> kadar estrogen meningkat –> produksi sperma menurun
  • celana ketat dan panas –>  testis memerlukan suhu yang lebih sejuk (posisi testis menggantung)
  • gangguan hormon (FSH, LH dan testosteron)
  • antibodi terhadap sperma
Infertilitas pada reproduksi wanita
  • Gangguan pada ovulasi –> tidak ada ovum yang matang
  • Gangguan pada tuba uterine –> sumbatan atau perlekatan pada tuba uterine. untuk mengetahuinya dilakukan pemeriksaan HSG pada hari ke 11 setelah haid selesai (zat kontras tidak masuk ke pembuluh darah, belum terjadi ovulasi sehingga tidak mengganggu ovum). Catatan : ovum matang hanya bertahan 24 jam. Jika tidak dibuahi dalam 24 jam maka tidak terjadi embrio.
  • gangguan hormon (FSh, LH, Estrogen dan progesteron)
  • gangguan uterus / rahim (infeksi / tumor)
  • antibodi terhadap sperma
Penanganan Infertilitas
  • Mengatur hormon yang berkaitan dengan reproduksi (obat spt HCG, Follitropin0)
  • Memperbaiki kualitas dan kuantitas gamet / sel telur/sel sperma (obat spt Clomiphene)
  • Mengatasi Inflamasi dan Infeksi di saluran reproduksi (obat antiinflamasi / antibakteri / antifungi)
  • Mengatasi impotensi (obat dengan terapi hormon testosteron dan hormon pertumbuhan )
BAGAIMANA TAHITIAN NONI  MEMBANTU MASALAH INI?????
  • Mengatur hormon yang berkaitan dengan reproduksi (Tahitian noni juice berperan dalam ko-regulator hormon dalam rangkaian hypotalamus-hipofisis anterior-gonad testis dan ovarium, Intisari Hak Paten Tahitian Noni Juice [IHPET TNJ] halaman 191-192)
  • Memperbaiki kualitas dan kuantitas gamet / sel telur/sel sperma (Tahitian noni juice berperan dalam melindungi sel atau sitoproteksi, IHPET TNJ halaman 187,188,191, 1992)
Uraian: Tahitian Noni memiliki Efek yaitu Superantioksida:
1.      Memproteksi Sperma
2.      Kerusakan membran sel menurun
3.      Daya hidup sperma meningkat
  • Mengatasi Inflamasi dan Infeksi di saluran reproduksi (Tahitian noni juice berperan sebagai antiinflamasi, antifungi, antibakteri, IHPET TNJ halaman 191-192)
Uraian: Anti Mikroba dan Anti Radang
    1. Mengatasi infeksi Ovarium, tuba fallopi, uterus dan vagina
    2. Mengatasi peradangan organ reproduksi wanita dan pria
  • Mengatasi impotensi (Tahitian noni juice berperan dalam merangsang hormon pertumbuhan dan testosteron, IHPET TNJ halaman 189-190)
Uraian : Meningkatkan kualitas dan fungsi reproduksi pria:
    1. Meningkatkan hormon pertumbuhan; mengatasi impotensi, disfungsi ereksi dan ejakulasi dini.
    2. Meningkatkan aktivitas protein kinase-G – relaksasi otot polos penis sehingga meningkatkan dan mempertahankan ereksi
    3. Meningkatkan produksi LH sehingga merangsang produksi testosteron- meningkatkan libido  
  • Melindungi konsepsi (Tahitian noni juice berperan sebagai antimutagenesis yang menurunkan efek teratogen (caca)t lahir dan karsinogen (keganasan), IHPET TNJ halaman 191-192)
Dosis yang dianjurkan adalah 2x60 cc di konsumsi oleh pasangan suami istri (pagi dan malam hari)
Cara Meminum:
Kulum 10-20 detik dimulut bagian bawah lidah sebelum ditelan, hal bertujuan untuk merangsang kelenjar pituitary dan pineal dibawah otak untuk produksi Serotonin & Melatonin yang mengatur pola tidur, mood, pubertas, siklus ovarian, meningkatkan kelenjar thyroid, kelenjar thymus, pankreas, dan hormon seksual.

dari bahan presentasi dr. Mulyadi dan Buletin Ia’Orana Tahitian Noni Edisi Juni 2011, Etalase TNBB; Hal 17