Meskipun industri daging telah mencoba meningkatkan kesadaran konsumen bahwa sedikit perubahan warna pada daging bukanlah masalah untuk dikonsumsi, penelitian menunjukkan saat perubahan warna mencapai minimal 30%, konsumen enggan membelinya. Akibatnya, jutaan dolar laba per tahun toko ritel menghilang. Saat 5% noni ditambahkan ke daging sapi simpan, kandungan antioksidan dari buah noni dapat menghambat proses oksidasi pada daging, sehingga membuat warna kemerahan pada daging tinggal dalam waktu lebih lama.
“Temuan bahwa noni puree dari TNI membantu membuat daging terlihat lebih segar untuk jangka waktu lebih lama merupakan hal yang menakjubkan,” kata Bryant Wadsworth, Direktur Pelaksana Morinda Agricultural Products. “Kami sangat bersyukur dapat bekerja sama dengan University of Arkansas tidak hanya melakukan riset ilmiah tentang manfaat buah noni lebih lanjut, namun juga menemukan sebuah solusi sehat alami yang secara nyata dapat menghemat toko ritel jutaan dolar setiap tahunnya, yang juga dapat diteruskan kepada konsumen.”
Noni puree yang digunakan pada studi tersebut dari Tahiti, yang tumbuh sangat banyak di sana, dan menjadi komoditi ekspor besar dari French Polynesia. Noni puree ini adalah bahan organik alami dan aman, di mana baru-baru ini ditemukan 12 iridoid spesifik. Iridoid merupakan senyawa dinamis yang memberikan serangkaian bioaktivitas pada manusia. Senyawa ini telah dipelajari oleh ilmuwan selama lebih dari 50 tahun dan telah lama dikaitkan dengan beragam manfaat kesehatan yang nyata sehingga menjadikan noni sebagai salah satu buah paling sehat yang bisa dimanfaatkan manusia.
Berita ini juga dapat di baca di New York Daily News Website. Sebarkan berita luar biasa ini kepada teman-teman dan seluruh keluarga Anda!
Sumber: www.gononi.com/indonesia 2010-11-27 15:46:00
Tidak ada komentar:
Posting Komentar